Wednesday, October 15, 2008

mukjizat dalam gerakan shalat


Gerakan sholat adalah gabungan dari semua gerakan malaikat dalam ibadah mereka kepada Allah.
Wahai Muhammad, perintahkanlah keluargamu untuk melaksanakan sholat dengan penuh kesabaran dan konsisten, tanpa harus tergesa-gesa karena khawatir tidak memilik waktu yang cukup untuk mencari nafkah.
Gerakan sholat adalah jenis gerakan terbaik yang selaras dengan saran dokter dan mampu mengembalikan fungsi otot dengan baik.
Disiplin melakukan shalat setiap waktunya plus shalat malam, berdampak pada banyaknya perubahan pada gerak otot dan hal ini mampu membangkitkan semangat baru pada tubuh, mengikis timbunan lemak di sekitar perut dan paha, memperkuat otot dan bahkan memperlambat efek-efek penuaan pada tubuh.
Kaum muslimin yang disiplin melakukan wudhu memiliki langit-langit hidung yang bersih dan terbebas dari debu dan kotoran serta indah dipandang.
Istinsyaq yang merupakan bagian dari wudhu dan menjadi rutinitas setiap waktunya mampu membebaskan hidung dari sebagian bakteri dan virus yang masih menghuni bagian dalam hidung dan juga membersihkan hidung bagian depan secara total dari bakteri dan virus.
Dalam buku”Qaanunn Al-Shihhah Al-Manziliyyah” (Panduan Kesehatan dalam rumah tangga) Karya dr. Jaibun, dikemukan Shalat—sebagai satu perintah agama—tetap harus dilakukan karena ia merupakan bagian dari aktivitas olahraga.
Dengannya tubuh memperoleh vitalitas dan kesegarannya, khususnya dengan gerakan-gerakan ruku’, sujud serta salam.”
Dalam harian surat kabar “London West” diungkapkan bahwa selama 10 tahun, Eropa mengadakan penelitian komperasi antara mereka yang selalu disiplin melakukan ritual ibadah dengan mereka yang tidak pernah melakukannya sama sekali.
Kesimpulan yang mereka dapatkan adalah bahwa persentase penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, depresi dan stress tidak begitu banyak menyerang mereka yang konsisten dengan ritual ibadahnya.
Jika Anda mengucapkan Lafadz “ Allahu Akbar” berarti Anda mengatakan bahwa Anda kuat dengan bantuan kekuatan Allah dan dengan Lafaz itu pulalah Anda telah menanamkan keimanan dalam diri Anda.
36% mereka yang konsisten melakukan ritual ibadahnya berada dalam kualitas kesehatan yang sangat fit dengan perbandingan 26% dari mereka yang tidak konsisten melakukan ritual ibadahnya.
Pengulangan sujud dalam shalat setiap harinya minimal dilakukan 34 (tiga puluh empat) kali. Bilangan tersebut dianggap bilangan yang tepat untuk bisa meningkatkan aktivitas otot dan saraf tubuh serta menjaga keseimbangan antar sendi, khususnya tangan, paha, lutut dan kaki.
Dengan diwajibkannya shalat subuh, maka hanya mereka yang rajin melaksanakannya saja yang bisa menghirup segarnya gas ozon, sedangkan bagi mereka yang lalai atau malas, maka tidak ada jatah gas ozon bagi mereka.
Gas (ozon) inilah yang membuat fisik dan pikiran mereka menjadi awet muda. Gas ini pula yang menumbuhkan dan merevisi vitalitas fisik, daya emosi dan daya pikir setiap harinya.
Penelitian pun mengungkapkan bahwa mereka yang terbiasa tidur dalam waktu yang cukup lama rentan akan mengalami penyakit jantung.
Dr, Faris Azury, seorang spesialis penyakit syaraf dari universitas Amerika mengungkapkan bahwa shalat bagi kaum muslimin dengan gerakan ruku’ dan sujudnya mampu meguatkan otot punggung dan menghaluskan gerakan sendi-sendi pada punggung, khususnya ketika seseorang mulai melakukan shalat di usia mudanya.
Sains modern mengungkapkan bahwa bangun tidur pada dini hari untuk kemudian melaksanakan shalat subuh adalah lebih baik dilakukan daripada meneruskan tidur dalam jangka waktu yang terlalu lama.
Hal yang dapat menurunkan kemampuan memusatkan pikiran dan bahkan merusaknya adalah adanya penyimpangan dan terlalu sibuk mengikuti hawa nafsu.
Al-Quran mampu menjadi penenang dengan kadar keberhasilan 97% yang dibuktikan dengan rendahnya ketegangan syaraf tubuh
Selama proses percobaan itu berlangsung


Syairnya tentang sujud sebagai berikut :
Perlahan Wahai Imam.. jangan angkat kepalamu
Tergesa-gesa dari sujudmu kepada Tuhanku
Aku belum mencium atsmosfer disegala penjuru
Akan keberadaan Pencipta yang menciptaku…
Lalu kumenunduk khusyu’ menharapkan satu inspirasi
Dengan penuh semangat kecenderungan kepada-Nya
Lalu tampak dalam mata nuraniku cahaya
Akan nabi pemberi petunjuk dan rasul sebagai pendidik
Berdetak jantungku di seantero langit dan bintang-bintang
Mencoba berkomunikasi dari semua sisinya
Lalu ketika kubersujud ditaman penuh kerinduan
Kubuang semua beban dan dosaku
Hatiku kosong dari segala kedenkian yang melekat
Juga dari hawa nafsu berganti dengan cinta
Sebentar wahai Imam.! Jangan engkau tegakkan kepala
Telalu cepat yang akan membuat hatiku terasa tercerabut.”

No comments: